LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET – Pilek biasanya membaik dalam 7–10 hari, tetapi jika berlangsung lebih lama, dapat mengganggu produktivitas dan kualitas hidup. Pilek berkepanjangan sering disertai kepala berat, lendir berlebih, atau batuk. Mengetahui faktor penyebab dan penanganan yang tepat dapat membantu memulihkan kondisi lebih cepat dan mencegah komplikasi.
Infeksi virus rhinovirus atau coronavirus umumnya memicu pilek ringan. Namun, jika gejala bertahan melebihi 10 hari, mungkin ada infeksi sekunder bakteri pada sinus (sinusitis) atau bronkitis. Alergi musiman, polip hidung, atau kondisi imunodefisiensi juga dapat memperlambat pemulihan. Merokok atau terpapar polusi udara memperburuk iritasi saluran napas.
Minum banyak cairan—air putih, teh hangat, atau kaldu—membantu mencairkan lendir dan mencegah dehidrasi. Istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi memperkuat sistem imun.
Obat dekongestan dan semprotan hidung saline dapat meredakan hidung mampet. Jika ada demam tinggi atau keluhan sinusitis, konsultasi dokter untuk mendapatkan antibiotik atau antihistamin.








