JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam penerbitan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Kasus yang menjerat mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer, ini kini mengarah pada keterlibatan sejumlah perusahaan jasa keselamatan dan kesehatan kerja (PJK3) lainnya. Menurut juru bicara KPK, Budi Prasetyo, penyelidikan ini berawal dari operasi tangkap tangan yang membuka tabir praktik lancung di sektor vital ini.
Penyidik KPK kini fokus memetakan skema permainan yang terjadi di lapangan. Tujuannya adalah untuk membangun konstruksi perkara yang utuh dan mengungkap siapa saja pihak yang terlibat, baik dari kalangan perusahaan swasta maupun oknum pejabat di Kemnaker. Kasus ini menunjukkan adanya celah dalam sistem pendelegasian wewenang yang dimanfaatkan untuk keuntungan pribadi dan kelompok tertentu.










