Sektor Energi Menekan, Rupiah Menguat Tipis
Dari sisi sektoral, tekanan signifikan datang dari beberapa sektor utama. Sektor energi, keuangan, infrastruktur, properti, bahan baku, transportasi, dan industri tercatat bergerak di zona merah dan menjadi pemberat laju indeks. Namun, pelemahan lebih lanjut tertahan oleh penguatan di sektor lain. Sektor konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, teknologi, dan kesehatan masih mampu mencatatkan pertumbuhan positif. Di sisi lain, dari pasar valuta, nilai tukar rupiah justru menunjukkan apresiasi tipis terhadap dolar AS. Mata uang Garuda dibuka menguat 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp16.618 per dolar AS di pasar spot, dibandingkan posisi perdagangan hari sebelumnya.[dit]











