Harga Minyak Dunia Melemah, Tertekan Penguatan Dolar dan Sinyal Kelebihan Pasokan

Harga Minyak Global Anjlok Drastis, Ternyata Dampak dari Ini!/(Ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Harga minyak dunia ditutup melemah pada perdagangan Selasa (4/11/2025) waktu AS. Pelemahan ini dipicu oleh dua faktor utama: penguatan Dolar AS yang signifikan dan meningkatnya kekhawatiran akan terjadinya kelebihan pasokan di pasar global.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent untuk kontrak pengiriman Desember turun 45 sen atau 0,7 persen, menjadi 64,44 Dolar AS per barel. Sementara itu, patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), turun 49 sen atau 0,8 persen, dan ditutup di level 60,56 Dolar AS per barel.

Dolar AS yang menguat ke level tertinggi dalam empat bulan terhadap Euro membuat harga minyak mentah menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Kekhawatiran Permintaan Domestik

Dennis Kissler, Wakil Presiden Senior Perdagangan di BOK Financial, menyebut harga minyak tertekan oleh kombinasi dolar yang kuat dan pelemahan di pasar saham. “Harga minyak berjangka tertekan oleh penguatan dolar AS dan penurunan di pasar saham yang meningkatkan kekhawatiran terhadap permintaan bahan bakar domestik,” katanya.