INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET – Aksi penggerebekan imigran di Amerika Serikat (AS) telah menimbulkan dampak signifikan pada sektor ekonomi lokal, terutama di komunitas yang didominasi warga keturunan Latin. Kekhawatiran akan penegakan hukum imigrasi membuat banyak masyarakat Latin memilih untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, berdampak langsung pada sepinya toko-toko fisik. Rosa Ludena, pemilik toko elektronik di kawasan Ironbound, Newark, yang mayoritas penduduknya orang Latin, merasakan penurunan drastis pada penjualannya. Situasi ini memicu kekhawatiran para pemilik usaha kecil mengenai kemampuan mereka membayar sewa jika tren penurunan ini terus berlanjut.
Fenomena ini juga dilaporkan terjadi di pasar loak Alamo, Texas Selatan, yang mengalami penyusutan jumlah pedagang hingga separuhnya setelah adanya penggerebekan. Selain bisnis kecil, perusahaan besar pun turut merasakan dampaknya. CEO Heineken, Dolf van den Brink, mengakui bahwa penjualan produknya di AS tertekan, khususnya merek-merek yang populer di kalangan pelanggan Hispanik atau masyarakat berbahasa Spanyol di AS. Gedung Putih sendiri menyatakan fokus utama kebijakan penegakan imigrasi adalah pada upaya anti-kejahatan untuk menjadikan komunitas Amerika lebih aman.
Peralihan ke Belanja Online Ancam UMKM Lokal











