TAPANULI TENGAH, FAKTANASIONAL.NET – Bencana banjir dan tanah longsor melanda seluruh 20 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, melaporkan pada Jumat (28/11) bahwa bencana ini telah menyebabkan 34 orang meninggal dunia dan 33 warga lainnya masih dinyatakan hilang. Kerusakan parah melumpuhkan seluruh aktivitas di wilayah tersebut.
Akses Darat dan Jaringan Terputus, Ribuan Jiwa Terisolir
Dampak bencana sangat masif. Pemadaman listrik total terjadi di seluruh Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah, sementara jaringan telekomunikasi dan internet mengalami blind spot, sangat menghambat koordinasi. Akses darat dari segala arah (Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Selatan) terputus total akibat jalan ambles, longsoran, dan jembatan yang terputus. Hal ini membuat ribuan warga, termasuk 30-35 KK di Hutanabolon dan 250 KK di S. Kalangan II, terisolir.
