Pembukaan Akses Tarutung–Sibolga dan Tarutung–Padang Sidempuan Dipercepat, Distribusi Logistik Kini Makin Lancar

Sekertaris Utama BNPB Rustian, mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dalam kujungan presiden ke Pos Pengungsian BNPB yang terletak di, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (1/12). [2/12 08.18] Pak Rudi: Tim PUPR Bener Meriah dan TIM PUPR Provinsi Aceh melakukan pembersihan jalan terdampak longsor di ruas jalan KKA-Bener Meriah, Provinsi Aceh pada Senin (1/12). Sumber foto : Tim PUPR Provinsi Aceh

Pihak PLN juga dapat lebih jauh menjangkau wilayah untuk pemulihan jaringan listrik, sehingga diharapkan dalam waktu dekat semua kehidupan masyarakat dapat berjalan seperti sedia kala.

Segenap pihak terus berupaya membuka akses yang masih tertutup material longsor melalui kolaborasi secara terpadu. Jalur Tarutung-Sibolga dan Tarutung-Padang Sidempuan memang belum seluruhnya dapat ditembus, namun tim di lapangan tak henti berupaya memulihkan akses agar segenap penanganan darurat dapat lebih dimaksimalkan.

Upaya pembukaan akses jalur yang tertutup ini menjadi salah satu prioritas dalam penanganan darurat sesuai arahan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M.

Sejalan dengan itu, BNPB juga telah mengerahkan beberapa kekuatan dan armada untuk mencapai wilayah yang masih terisolasi akibat dampak bencana, demi memenuhi kebutuhan logistik dan peralatan bagi masyarakat.

Upaya itu dilakukan dengan mengerahkan lima helikopter dari BNPB dan TNI AD pengangkut logistik yang diterbangkan dari Bandara Sisingamangaraja XII, Silangit, menuju titik-titik yang belum terjangkau.

Di samping itu, BNPB juga mengerahkan prajurit darat dari TNI dan Polri untuk membawa bantuan logistik menembus titik longsor mencapai wilayah yang terisolasi dengan cara berjalan kaki.
.
“Bergerak juga pasukan TNI membawa logistik dengan ransel di punggung untuk membantu masyarakat yang terjebak di jalur Tarutung menuju Sibolga dan wilayah lainnya,” ungkap Suharyanto, Minggu (30/11).

“Tinggal ada beberapa desa yang mulai berangsur-angsur pulih,” pungkasnya.

Berbagai upaya ini tentunya menjadi salah satu fokus utama yang terus dilakukan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam fase tanggap darurat hingga pemulihan nanti. Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dari berbagai sektor melalui kolaborasi dan sinergi yang terpadu dalam percepatan penanganan darurat bencana ini.[dit]