Prabowo dan Ambisi Besar Menuju Transformasi Nasional

Oleh: Ir. R HAIDAR ALWI, M.T.,

SEJAK dilantik pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto telah menorehkan sejumlah pencapaian penting yang menurut banyak pengamat menandakan arah baru dalam kebijakan nasional.

Mulai dari sosial, ekonomi, hingga diplomasi, yang sekaligus menjadi tolok ukur awal dari ambisi besar menuju transformasi nasional.

Dalam bidang kesejahteraan sosial dan pemerataan akses dasar, Prabowo dengan cepat meluncurkan serangkaian program unggulan.

Program makan bergizi gratis (MBG) digulirkan sejak Januari, dan menurut data resmi telah menjangkau jutaan rakyat. Sebuah langkah besar dalam upaya meningkatkan kualitas gizi dan sumber daya manusia.

Selain itu, program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (CKG) juga diimplementasikan untuk memperluas akses layanan kesehatan dasar, memberikan harapan baru bagi banyak masyarakat, terutama di luar kota dan daerah terpencil.

Di sektor ekonomi dan ketenagakerjaan, pemerintahan Prabowo membukukan beberapa prestasi yang cukup menonjol dalam waktu yang relatif singkat.

Hingga September 2025, realisasi investasi nasional tercatat sebesar Rp1.434 triliun atau tumbuh 13,7 persen dibandingkan periode sebelumnya, serta dilaporkan telah menghasilkan sekitar 1,9 juta lapangan kerja.

Pencapaian target investasi lebih awal dari jadwal, sebuah sinyal bahwa iklim usaha dan kepercayaan investor dianggap membaik.

Di sisi makroekonomi, angka pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,12 persen disertai inflasi terkendali di level sekitar 2,6 persen menunjukkan fondasi ekonomi tetap relatif stabil di tengah dinamika global dan tantangan domestik.

Prabowo juga menargetkan percepatan agrikultur dan produksi pangan nasional. Terpantau adanya peningkatan signifikan pada produksi beras dan komoditas pertanian lainnya, serta peningkatan cadangan pangan nasional.

Suatu pencapaian yang menurut pernyataan resmi merupakan rekor tertinggi sejak puluhan tahun terakhir. Langkah ini sejalan dengan visi memperkuat ketahanan pangan dan fondasi ekonomi rakyat, sekaligus mengurangi ketergantungan impor bahan pangan.

Dari sudut diplomasi dan posisi internasional, pemerintahan Prabowo berhasil membawa Indonesia kembali menonjol di panggung global.

Dalam kurun satu tahun, Presiden melakukan puluhan kunjungan kenegaraan ke berbagai negara penting. Mulai dari Amerika Serikat, Cina, Brasil, Uni Emirat Arab, dan Malaysia, serta menghadiri forum internasional utama seperti Sidang Umum PBB.