Kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas karena risiko keselamatan yang sangat tinggi, mengingat arus air yang dapat menghanyutkan apa saja yang melintas.
Di tengah keterbatasan, warga setempat berinisiatif menggunakan rakit kayu untuk menyeberangkan motor dan barang-barang penting. Meskipun belum ada laporan korban jiwa, Pusdalops PB Provinsi Kalbar mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat tetap waspada.
Potensi bencana hidrometeorologi diperkirakan masih akan membayangi wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari ke depan.[dit]











