Toleransi Tanpa Batas di Satu Abad NU: Saat Gereja Jadi Rumah Transit Jemaah

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto/(instagram)

Nilai persaudaraan lintas agama yang konsisten ditanamkan Gus Dur terbukti menjadi fondasi stabilitas bangsa hingga saat ini. Baginya, NU adalah pilar utama yang menjaga persatuan tanpa memandang latar belakang keyakinan.

Solidaritas ini bukan sekadar kata-kata. Gereja Katedral Ijen, GKJW Jalan S Suprapto, hingga GKI Bromo secara aktif menyediakan fasilitas bagi para Nahdliyin.

Mulai dari tempat istirahat, akses toilet, hingga penyediaan air wudhu dan ruang salat bagi jemaah yang tidak tertampung di dalam stadion. Hal ini membuktikan bahwa kerukunan di Indonesia telah melampaui batas-batas formalitas dan masuk ke ranah kemanusiaan yang tulus.[dit]