FAKTANASIONAL.NET, LIFESTYLE – Memasuki bulan suci Ramadan, kurma kembali menjadi primadona di meja makan. Buah kaya serat dan kalium ini merupakan sumber energi instan terbaik setelah seharian berpuasa.
Namun, popularitas kurma yang melonjak sering kali dimanfaatkan oknum pedagang untuk menjual produk berkualitas rendah yang telah direndam sirup gula atau pemanis tambahan.
Agar ibadah puasa tetap sehat dan terhindar dari lonjakan gula darah yang tidak sehat, berikut adalah panduan praktis memilih kurma berkualitas tinggi:
1. Perhatikan Tekstur Kulit Luar
Kurma berkualitas memiliki tampilan yang mengkilap alami, bukan karena lapisan cairan. Kulitnya utuh, sedikit keriput namun tetap kenyal, dan tidak lengket saat disentuh.
Baca Juga: Nostalgia Manis Ramadhan: Deretan Buah Khas yang Selalu Dinanti
Kurma yang tampak sangat basah atau memiliki gumpalan cairan kental di sela-sela buahnya. Ini sering kali merupakan tanda tambahan sirup gula atau madu kualitas rendah untuk menambah berat dan rasa manis buatan.
2. Gunakan Indra Penciuman
Aroma adalah indikator kesegaran yang paling jujur. Kurma asli memiliki wangi manis yang khas dan segar.
Tanda Kerusakan: Hindari kurma yang berbau asam, tengik, atau menyerupai alkohol. Bau fermentasi menandakan kurma sudah mulai membusuk. Selain itu, pastikan tidak ada kutu atau bintik jamur putih yang bersembunyi di dekat tangkai buah.











