Ketegangan AS-Iran Memuncak, Kemlu Pastikan WNI di Iran Masih Aman

Menteri Luar Negeri RI - Sugiono
KBRI memastikan sembilan relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menjalani pemeriksaan kesehatan, visum, dan testimoni hukum di Istanbul pasca-dibebaskan dari otoritas militer Israel. (Dok. Kemenlu)

FAKTANASIONAL.NET – Di tengah meningkatnya tekanan militer Amerika Serikat terhadap Iran, Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) memastikan bahwa warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran saat ini masih dalam kondisi aman.

Meski situasi regional memanas, aktivitas di Teheran dan kota-kota besar lainnya terpantau masih berjalan normal.

​Plt Dirjen Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan keamanan secara ketat. Hingga kini, komunikasi aktif terus dijalin dengan para WNI untuk memastikan keselamatan mereka.

​“Terkait keberadaan WNI di Iran, KBRI Tehran senantiasa memantau dan menjalin komunikasi aktif dengan para WNI, dan hingga saat ini, tidak terdapat laporan WNI yang menghadapi ancaman langsung maupun situasi yang membahayakan keselamatan,” ungkap Heni dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/2/2026).

Baca Juga: Mengapa Iran Menjadi Negara Syiah?

​Status Siaga 1 Sejak Juni 2025, ​Kemlu menegaskan bahwa Status Siaga 1 yang telah ditetapkan sejak pertengahan tahun lalu masih belum dicabut. WNI diminta untuk tetap waspada dan mulai mempertimbangkan langkah preventif secara mandiri.

​“Status Siaga 1 untuk Iran yg ditetapkan sejak Juni 2025 lalu masih berlaku. KBRI Tehran juga telah beberapa kali sampaikan himbauan pada WNI di Iran untuk mempertimbangkan meninggalkan wilayah Iran secara mandiri sekiranya kondisi keamanan di wilayah mereka tidak kondusif,” jelas Heni lebih lanjut.

​Pemerintah juga telah menyiapkan rencana darurat (contingency plan), termasuk berbagai opsi jalur evakuasi jika situasi memburuk sewaktu-waktu.\