Wamenkop Ajak Gen Z Bangun Desa Melalui Koperasi Modern

Farida menantang mereka untuk menciptakan produk turunan yang memiliki nilai jual lebih tinggi, seperti saus kemasan atau produk olahan lainnya. Kreativitas ini diyakini akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru di tingkat akar rumput.

Wamenkop mematahkan stigma bahwa koperasi adalah organisasi kuno. Menurutnya, koperasi yang dikelola secara profesional adalah tempat terbaik bagi Gen Z untuk belajar kepemimpinan, negosiasi, dan manajemen risiko secara nyata.

Dengan bergabung di koperasi, anak muda tidak hanya mengejar profit pribadi, tetapi juga membangun kemakmuran bersama yang berkelanjutan di tanah kelahiran mereka sendiri.[dit]