Fokus utama distribusi diarahkan pada jalur-jalur krusial seperti tol trans-Jawa, jalur wisata, dan titik-titik keramaian utama pemudik.
Tidak hanya di bagian distribusi, sisi produksi juga terus dipacu. Melalui PT Pertamina Hulu Energi, tingkat lifting minyak pada awal tahun 2026 tercatat mencapai 386.000 barel per hari.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena seluruh unsur Pertamina telah tergabung dalam Satgas Ramadan dan Idulfitri.[dit]











