Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi! Roy Suryo: "Semoga Dapat Hidayah"
PLOT twist dalam kasus ijazah Jokowi! Rismon Sianipar, salah satu tersangka yang selama ini vokal mempersoalkan ijazah Presiden ke-7 RI, tiba-tiba minta maaf. Dalam video pernyataan terbaru, Rismon mengakui ada kekeliruan dalam analisisnya. "Sebagai…
Dengarkan Ringkasan
PLOT twist dalam kasus ijazah Jokowi! Rismon Sianipar, salah satu tersangka yang selama ini vokal mempersoalkan ijazah Presiden ke-7 RI, tiba-tiba minta maaf. Dalam video pernyataan terbaru, Rismon mengakui ada kekeliruan dalam analisisnya.
"Sebagai peneliti yang bertanggung jawab terhadap kebenaran ilmiah, saya secara terbuka menyatakan ada koreksi-koreksi akibat data yang tidak lengkap," ujar Rismon.
Dia menjelaskan kesalahan analisis sebelumnya disebabkan faktor teknis seperti rotasi, translasi, hingga resolusi data yang diuji. Hasilnya? Rismon menarik semua pernyataan yang menyudutkan Jokowi dan minta maaf langsung ke mantan presiden tersebut.
"Temuan saya sebelumnya telah melukai keluarga Pak Jokowi dan Pak Jokowi sendiri. Saya sebagai peneliti menyatakan minta maaf secara gentleman," tuturnya.
Rismon mengeklaim permintaan maaf ini tanpa tekanan. Murni karena kebenaran baru dari uji laboratorium terbaru.
Reaksi Roy Suryo "Semoga Dapat Hidayah"
Roy Suryo, yang selama ini bersama Rismon dalam kasus ini, angkat bicara. Dengan tegas ia menyatakan tidak akan mundur 0,1% pun meski rekannya berubah sikap.
"Setidaknya saya kemarin ngobrol dengan dr. Tifa, kami mengatakan tidak mundur 0,1% pun," ujar Roy di Polda Metro Jaya.
Yang menarik, Roy justru mendoakan Rismon "Saya mendoakan, semoga sahabat kita Rismon diberikan hidayah oleh Allah. Diberikan pencerahan" imbuhnya.
Bagaimana dengan Dokter Tifa??
Dokter Tifa, pegiat media sosial yang juga terlibat, merespons dengan nada lebih puitis. Lewat unggahannya, ia mengenang perjuangan mereka bertiga.
"Rismon, bagaimanapun kita sudah pernah berjuang sama-sama buat memutihkan hitamnya sejarah bangsa ini," tulisnya.
Ia menyebut perjuangan itu berat dan melelahkan. 365 hari. 8.760 jam. 525.000 menit. Tidak semua orang sanggup.
Kini publik pun terbelah. Ada yang mengapresiasi keberanian Rismon mengakui kesalahan. Ada juga yang mencurigai ada tekanan di balik permintaan maaf ini.
Yang jelas, drama kasus ijazah Jokowi belum usai. Roy dan Tifa masih bertahan, sementara Rismon memilih jalan baru. Siapa yang benar? Waktu yang akan menjawab.[***]
Penulis: Andrian Saputra/Sumber: https://www.facebook.com/share/p/173LggWUH1/
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.