Fakta Nasional

Bukan Sekadar Makan Gratis! BGN Kini Perketat Aturan Limbah dan Sisa Pangan

FAKTANASIONAL.NET - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki babak baru yang lebih disiplin. Pada Kamis, 19 Maret 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperkuat sistem pengawasan terhadap penanganan sisa pangan dan limbah domestik. Langkah…

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 20 March 2026 📖 1 menit
Bukan Sekadar Makan Gratis! BGN Kini Perketat Aturan Limbah dan Sisa Pangan
Dadan Hindayana menyatakan menghormati keputusan Presiden Prabowo yang mencopotnya dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena merupakan hak mutlak presiden./(instagram)

FAKTANASIONAL.NET - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki babak baru yang lebih disiplin.

Pada Kamis, 19 Maret 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperkuat sistem pengawasan terhadap penanganan sisa pangan dan limbah domestik.

Langkah ini diambil guna memastikan program raksasa ini tetap higienis dan tidak merusak lingkungan.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia wajib mengikuti standar baru.

Berdasarkan Peraturan BGN Nomor 1 Tahun 2026, pengawasan tidak lagi hanya soal distribusi makanan, tetapi juga mencakup pengelolaan air limbah dan sisa sampah dapur secara profesional.

BGN tidak bekerja sendirian dalam menjalankan misi ini. Mereka menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan berkala.

Hal ini penting agar operasional harian di lapangan tidak menimbulkan masalah sanitasi yang justru merugikan masyarakat sekitar.

Selain pengawasan ketat, BGN juga mengedepankan pembinaan melalui bimbingan teknis (bimtek). Dadan menekankan bahwa pengelola SPPG perlu memiliki kapasitas yang merata dalam memahami standar sanitasi.

Tujuannya jelas: meminimalkan pemborosan pangan (food waste) sekaligus menjaga lingkungan tetap asri.

Dengan penguatan regulasi ini, masyarakat diharapkan lebih percaya pada kualitas program MBG. Bukan hanya gizinya yang terjamin, tetapi proses di balik layarnya pun dilakukan secara tertib, bersih, dan ramah lingkungan sesuai standar nasional yang berlaku.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK