BGN tidak bekerja sendirian dalam menjalankan misi ini. Mereka menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan berkala.
Hal ini penting agar operasional harian di lapangan tidak menimbulkan masalah sanitasi yang justru merugikan masyarakat sekitar.
Selain pengawasan ketat, BGN juga mengedepankan pembinaan melalui bimbingan teknis (bimtek). Dadan menekankan bahwa pengelola SPPG perlu memiliki kapasitas yang merata dalam memahami standar sanitasi.
Tujuannya jelas: meminimalkan pemborosan pangan (food waste) sekaligus menjaga lingkungan tetap asri.
Dengan penguatan regulasi ini, masyarakat diharapkan lebih percaya pada kualitas program MBG. Bukan hanya gizinya yang terjamin, tetapi proses di balik layarnya pun dilakukan secara tertib, bersih, dan ramah lingkungan sesuai standar nasional yang berlaku.[dit]
