Cuaca Ekstrem Melanda, BNPB Laporkan Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

/Dok. BNPB
  1. Kabupaten Pesawaran, Lampung: Sebanyak 18 rumah warga di Kecamatan Negeri Katon mengalami kerusakan (1 rusak berat, 17 rusak ringan).

  2. Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara: Sebanyak 43 rumah mengalami kerusakan di Kecamatan Pulau Makian, dengan rincian 20 rusak berat, 4 sedang, dan 19 ringan. Sebanyak 21 KK dilaporkan mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Imbauan dan Keselamatan dari BNPB

Menanggapi rentetan bencana di masa peralihan musim ini, BNPB menekankan pentingnya langkah preventif bagi masyarakat luas guna meminimalisir risiko jatuhnya korban maupun kerugian materiil.

“Masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim hujan ke kemarau. Sebagai langkah kesiapsiagaan, cek atap rumah secara berkala, serta pangkas ranting pohon yang sudah tua atau rapuh di area sekitar rumah,” tulis BNPB dalam imbauan resminya.

BNPB juga memberikan panduan taktis apabila terjadi cuaca buruk di lapangan:

“Jika kejadian angin kencang terjadi, segera berlindung ke dalam bangunan yang kokoh, jangan berteduh di bawah pohon, baliho atau tiang yang rentan roboh.”

Lebih lanjut, bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir, khususnya di bantaran sungai, BNPB meminta adanya pengawasan mandiri terhadap debit air.

“Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi lama, disarankan melakukan evakuasi mandiri serta terus memantau informasi dari sumber resmi pemerintah.”

Masyarakat juga diingatkan untuk mulai menyiapkan Tas Siaga Bencana dan menyusun rencana darurat keluarga sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi situasi yang tidak terduga.