Trump Sebut NATO ‘Macan Kertas’, Tolak Bantuan Aliansi di Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Getty Images via AFP/ANDREW HARNIK

Eropa Ambil Langkah Mandiri

Merespons sikap skeptis Washington, para pemimpin Eropa mulai menunjukkan kemandirian pertahanan. Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menggelar pertemuan darurat di Paris.

Keduanya sepakat untuk membentuk misi multinasional guna memastikan kebebasan navigasi di kawasan Teluk tanpa harus bergantung sepenuhnya pada restu Gedung Putih.

Langkah Inggris ini tampaknya semakin memperkeruh hubungan personal antara Trump dan Starmer.

Sebelumnya, Trump sempat menyindir PM Inggris tersebut sebagai sekutu yang “hanya setia saat kondisi menguntungkan” dan memberikan ancaman terselubung mengenai masa depan kesepakatan perdagangan AS-Inggris.

Ancaman Stabilitas Global

Para analis kebijakan luar negeri menilai retorika “Macan Kertas” yang dilontarkan Trump dapat melemahkan daya gentar (deterrence) kolektif Barat di mata rival-rival geopolitiknya.

Di saat Iran dan sekutunya terus memantau setiap pergerakan di Selat Hormuz, perpecahan antara Amerika Serikat dan sekutu tradisionalnya di Eropa dikhawatirkan akan menciptakan kekosongan keamanan yang berbahaya di kawasan Timur Tengah.