FAKTANASIONAL.NET – Kematian tragis tiga kapal pesiar MV Hondius akibat infeksi Andes Virus kembali membuka mata dunia akan bahaya hantavirus.
Berdasarkan laporan kesehatan global terkini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah merilis peringatan rpenumpangesmi mengenai potensi lonjakan kasus Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).
Kendati sangat mematikan, otoritas global meyakinkan publik bahwa wabah ini sejatinya dapat diredam lewat protokol kesehatan masyarakat yang ketat.
Bagaimana dengan situasi di dalam negeri? Dilansir pada 11 Mei 2026, merujuk data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, tercatat ada 23 kasus hantavirus yang terkonfirmasi sejak tahun 2024 hingga minggu ke-16 tahun 2026.
Dari angka tersebut, tiga pasien dilaporkan meninggal dunia, sementara 20 lainnya berhasil pulih. Total suspek dalam periode ini mencapai 251 orang, dengan rincian 225 hasil negatif dan tiga sampel belum dapat diperiksa.
Bila dibedah per tahun, puncak penyebaran tertinggi terjadi pada 2025 dengan 17 temuan. Sisanya tersebar pada 2026 dengan lima kasus, serta 2024 sebanyak satu kasus.










