FAKTANASIONAL.NET – Pelaksanaan ajang olahraga Pro Liga periode 2024-2026 di Kalimantan Barat (Kalbar) kini tengah mendapat sorotan tajam.
Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus Kalbar secara tegas menyuarakan kritik mereka dan menuntut adanya transparansi terkait penggunaan anggaran perhelatan tersebut.
Dilansir dari akun instagram @gosippontianak pada 16 Mei 2026, kelompok mahasiswa ini menyoroti dana penyelenggaraan yang dinilai menelan “anggaran fantastis”.
Lantaran dianggap masih jauh dari asas transparansi, terutama dalam hal rincian anggaran dan pertanggungjawaban kepada publik, Cipayung Plus Kalbar mendesak Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk segera turun tangan.
Mereka meminta BPK RI melakukan audit secara menyeluruh terhadap seluruh aliran dana penggunaan anggaran Pro Liga di wilayah tersebut.











