JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahwa ucapan Presiden Prabowo hanya untuk “menghibur rakyat” justru memperburuk keadaan.
Hal itu disampaikan Aktivis Forum Sipil Bersuara (Forsiber) Hamdi Putra, menanggapi upaya pelurusan perspektif yang dilakukan Purbaya terkait pernyataan Presiden Prabowo bahwa “Rakyat Enggak Pakai Dolar Kok“.
“Purbaya justru memperburuk keadaan, karena pasar membaca itu sebagai sinyal bahwa pemerintah tidak menganggap serius tekanan terhadap rupiah dan ekonomi nasional,” kata Hamdi.
Pria plontos itu menilai dalam situasi nilai tukar melemah, pasar sangat sensitif terhadap komunikasi pejabat negara. Investor tidak hanya melihat data ekonomi, juga melihat apakah pemerintah memahami risiko dan memiliki sense of urgency.
Kata Hamdi, ketika pejabat tertinggi otoritas fiskal justru mengatakan pernyataan Presiden hanya untuk “menghibur rakyat”, maka muncul kesan bahwa pemerintah sedang memainkan retorika populis di tengah tekanan ekonomi yang nyata.
“Ini berbahaya karena dapat memperkuat ketidakpercayaan pasar, gitu loh,” tukas Hamdi.










