Evaluasi Kesejahteraan Driver, GOTO Hapus Skema Langganan GoRide Hemat

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk resmi menghapus skema langganan pada layanan GoRide Hemat demi menyelaraskan sistem bagi hasil yang lebih adil bagi para mitra pengemudi ojek online./(Ilustrasi/@pixabay)

FAKTANASIONAL.NET – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) secara resmi menghentikan skema langganan bagi mitra pengemudi pada layanan GoRide Hemat.

Keputusan taktis ini diambil manajemen aplikator setelah melakukan serangkaian evaluasi mendalam terkait dampak langsung sistem tersebut terhadap tingkat kesejahteraan para pengemudi ojek daring (ojol).

Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, menjelaskan bahwa program langganan bagi mitra pengemudi ini awalnya mulai diuji coba secara terbatas sejak November 2025, sebelum akhirnya diperluas jangkauannya secara nasional pada Februari 2026.

“Setelah berjalan tiga bulan, kami melakukan kajian mendalam dan menemukan bahwa skema langganan ini perlu keseimbangan yang lebih baik bagi kesejahteraan mitra pengemudi. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk menghentikan program langganan tersebut, efektif dalam waktu dekat,” ujar Hans dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Melalui penghapusan sistem langganan ini, Gojek selanjutnya bakal menerapkan skema bagi hasil proporsional sebesar 8 persen untuk setiap transaksi di layanan GoRide Hemat.

Skema ini mengadopsi sistem yang selama ini berlaku pada layanan GoRide reguler, sehingga para mitra pengemudi dipastikan akan menerima utuh sebesar 92 persen pendapatan dari setiap perjalanan yang mereka selesaikan.

Baca Juga: GOTO Turunkan Potongan Tarif Ojol Jadi 8 Persen, Dirut: Pengemudi Terima 92 Persen dari Tarif Perjalanan

Kebijakan penyesuaian ini juga menjadi langkah proaktif korporasi dalam mematuhi regulasi terbaru pemerintah, yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026. Regulasi tersebut secara ketat membatasi persentase potongan pendapatan mitra oleh perusahaan aplikator maksimal sebesar 8 persen.

Hans memastikan pihak perusahaan berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan aturan baru tersebut secepat mungkin, sembari menyelaraskan sistem operasional dengan finalisasi petunjuk teknis yang sedang disiapkan oleh pemerintah.

Dampak Penyesuaian Tarif GoRide Hemat

Di sisi lain, manajemen Gojek tidak menampik bahwa penghentian skema langganan ini akan membawa konsekuensi logis berupa penyesuaian tarif pada layanan GoRide Hemat bagi konsumen. Kendati demikian, perusahaan memastikan bahwa perubahan harga di tingkat hilir akan dilakukan secara terbatas demi menjaga keterjangkauan daya beli pengguna setia.