MEMPAWAH, FAKTANASIONAL.NET – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mempawah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman kemunculan buaya di Sungai Mempawah pada Selasa (16/6/2026).
Peringatan tersebut dikeluarkan menyusul penampakan seekor buaya berukuran besar yang kerap berenang mendekati kawasan permukiman padat penduduk selama dua hari terakhir.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Mempawah Mulyadi membenarkan adanya laporan berulang terkait kemunculan hewan predator di wilayah perairan tersebut.
“Sudah dua hari belakangan ini, warga kerap melihat kemunculan seekor buaya di sekitaran Sungai Mempawah,” ungkap Mulyadi.
Mulyadi menjelaskan bahwa satwa liar tersebut secara mengejutkan berulang kali menampakkan diri di beberapa lokasi strategis pusat aktivitas masyarakat.
Titik penampakan tersebut meliputi perairan di belakang Pasar Sayur kawasan jembatan kuning hingga area taman waterfront Pasar Mempawah.
“Kita belum tahu pasti penyebab kemunculan buaya ini. Bisa disebabkan terjadi kerusakan habib, perubahan cuaca ekstrim, berkurangnya pasokan makanan dan faktor-faktor lainnya,” beber dia.
Mulyadi menambahkan bahwa satwa buas yang meresahkan tersebut diperkirakan memiliki panjang tubuh mencapai tiga meter atau sudah masuk dalam kategori buaya dewasa.
Reptil dengan ukuran sebesar itu dinilai sangat membahayakan keselamatan karena memiliki insting predator yang dapat menyerang manusia.
“Sampai hari ini, kita belum mendapatkan informasi atau laporan dari masyarakat tentang serangan buaya di sekitaran Sungai Mempawah. Kita berharap tidak ada kasus serangan buaya,” ucapnya.
Merespons potensi ancaman tersebut pihak berwenang meminta seluruh warga yang beraktivitas harian di sekitar bantaran perairan agar meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Langkah antisipasi mandiri mutlak diperlukan guna mencegah kemungkinan buruk akibat terulangnya insiden kemunculan buaya di Sungai Mempawah ini.
Masyarakat setempat beserta para nelayan juga diminta untuk segera menjauh dari tepian sungai apabila melihat pergerakan satwa mematikan tersebut.
“Intinya kami menghimbau masyarakat yang beraktivitas di Sungai Mempawah, misalnya pemancing baik yang berasal dari Kota Mempawah maupun dari luar kota agar berhati-hati dan waspada,” pungkasnya.
(*Red)
