Daerah  

Dikritik, Jakarta Fair Kemayoran Dinilai Makin Mahal dan Tak Ramah Rakyat Kecil

Ilustrasi - Harga tiket masuk PRJ 2026 yang berkisar antara Rp40.000 hingga Rp60.000 kini menuai kritik karena dinilai kurang ramah bagi warga berpenghasilan rendah./Diskominfotik.

FAKTANASIONAL.NET — Gelaran tahunan Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) di JIExpo Kemayoran kembali menuai sorotan tajam.

Event raksasa yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-499 Kota Jakarta ini dinilai sudah lama kehilangan esensinya sebagai “pesta rakyat” karena harganya yang kian tak ramah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kritik tersebut dilontarkan oleh Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto. Menurutnya, biaya yang harus dikeluarkan pengunjung untuk masuk ke area pameran sudah terlalu tinggi untuk ukuran dompet rakyat kecil.

“Harga tiket berkisar antara Rp40.000 hingga Rp60.000 per orang, bahkan bisa lebih mahal lagi apabila ditambah tiket konser dan berbagai fasilitas lainnya jelas sangat memberatkan bagi rakyat kecil,” kata Sugiyanto, dikutip Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Ada Ribuan Lowker Dibuka dalam Jakarta Job Fair 10-20 Mei 2026

Sugiyanto memberikan ilustrasi nyata di lapangan. Bagi sebuah keluarga kecil yang membawa empat hingga lima anggota keluarga, ongkos yang dihabiskan hanya untuk melewati pintu masuk saja sudah menguras kantong hingga ratusan ribu rupiah. Biaya itu belum termasuk untuk membeli makanan, minuman, permainan, atau produk pameran di dalam.

“Jadi wajar anggapan Jakarta Fair bukan lagi pesta rakyat memeriahkan HUT Jakarta,” tegas Sugiyanto.

Desakan untuk Evaluasi dan Kajian Komprehensif

Melihat fenomena ini, Sugiyanto menegaskan sudah saatnya pemerintah dan pihak terkait melakukan kajian yang lebih mendalam serta komprehensif mengenai tata kelola penyelenggaraan Jakarta Fair.

Ia menjelaskan bahwa evaluasi ini bukan bermaksud untuk mencari-cari kesalahan pihak penyelenggara. Melainkan, bertujuan untuk: