FAKTANASIONAL.NET — Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakoni debut perdananya di panggung diplomasi internasional dengan membawa misi ganda dalam ajang bergengsi World Cities Summit (WCS) 2026 yang berlangsung di Singapura pada 14–16 Juni 2026.
Selain memimpin delegasi Jakarta sebagai representasi kota global, Pramono juga tampil perdana sebagai Vice Chair C40 Cities untuk kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania.
Jabatan strategis yang disandangnya sejak April 2026 lalu ini menegaskan posisi tawar Jakarta yang semakin diperhitungkan dalam peta kepemimpinan iklim regional.
Peran tersebut ditunjukkan Pramono saat memimpin diskusi dalam forum C40 Mayoral Convening. Di hadapan para wali kota dan pemimpin dunia, ia aktif merumuskan solusi konkret atas tantangan krusial perkotaan, mulai dari krisis perubahan iklim hingga peta jalan pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: Saluran Air Bersih 45 Kelurahan di DKI Dihentikan Sementara, Pramono: Imbas Pemeliharaan Listrik PLN
Bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, partisipasi di WCS 2026 bukan sekadar agenda seremonial di atas meja diplomasi.
Forum ini dibidik secara taktis sebagai wadah menyerap inovasi global demi membenahi persoalan internal kota, sekaligus mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota yang humanis, ramah lingkungan, dan memiliki daya saing global.
Lebih dari itu, momentum emas ini dimanfaatkan Jakarta untuk memperluas jejaring kerja sama internasional dan menjaring investasi hijau guna menopang pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Di hadapan para investor, Pramono menekankan pentingnya reformasi sistem keuangan dunia untuk mendukung aksi iklim di tingkat lokal.











