Fakta Nasional

Skandal Digitalisasi SPBU Pertamina: KPK Usut Keterlibatan Anak Usaha Telkom

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan gebrakan dengan mengusut lebih dalam dugaan tindak pidana korupsi pada proyek digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PT Pertamina (Persero). Pada perkemba…

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 19 June 2026 📖 1 menit
Skandal Digitalisasi SPBU Pertamina: KPK Usut Keterlibatan Anak Usaha Telkom
Budi Prasetyo Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/(instagram)

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan gebrakan dengan mengusut lebih dalam dugaan tindak pidana korupsi pada proyek digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PT Pertamina (Persero).

Pada perkembangan terbaru, lembaga antirasuah tersebut mulai memfokuskan perhatiannya pada PT Finnet Indonesia, yang diketahui merupakan anak perusahaan dari PT Telkom Indonesia (Persero).

Dilansir dari ANTARA, langkah investigasi ini dibuktikan lewat pemanggilan seorang pejabat strategis.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik telah memanggil Vice President Business Development PT Finnet Indonesia yang berinisial DON.

Pemeriksaan terhadap saksi kunci tersebut telah dilangsungkan secara intensif pada hari Kamis (18/6).

Budi memaparkan bahwa kehadiran DON sangat esensial untuk membuka tabir alur pengadaan barang dalam proyek energi raksasa tersebut.

Tim penyidik terus berupaya menggali keterangan secara komprehensif mengenai posisi pasti PT Finnet Indonesia.

Perusahaan plat merah ini diduga kuat memiliki keterlibatan langsung dalam rantai pengadaan alat electronic data capture (EDC), yang menjadi instrumen paling vital dalam program digitalisasi SPBU Pertamina.

"Penyidik mendalami pengetahuan yang bersangkutan terkait PT Finnet Indonesia sebagai anak usaha Telkom yang masuk pada rantai proses pengadaan EDC pada proyek digitalisasi SPBU," tegas Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat, mengutip dari pernyataan resmi yang dirilis media massa.

Upaya keras KPK untuk membongkar skandal pengadaan ini bukanlah operasi yang baru seumur jagung.

Kasus dugaan rasuah pada proyek digitalisasi SPBU Pertamina untuk rentang periode pelaksanaan 2018 hingga 2023 ini sejatinya telah berstatus penyidikan sejak September 2024.

Demi menuntaskan perkara hukum ini hingga ke akar, KPK secara maraton memanggil berbagai pihak yang dinilai mengetahui aliran dana.

Tercatat semenjak 20 Januari 2025, rentetan saksi terus dihadirkan ke ruang pemeriksaan demi merangkai kepingan fakta. Publik kini menantikan babak baru dari pengusutan kasus yang menyita perhatian luas ini.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK