Warga London, Yana Markevich, mengatakan tinggal di apartemennya tanpa pendingin udara adalah perjuangan.
Dia telah meluncurkan petisi untuk melonggarkan peraturan bagi beberapa pemilik rumah untuk memasang pendingin udara yang masih jarang ditemukan di rumah-rumah di Inggris.
Yana Markevich telah memasang AC portabel dan menutup jendela sebagai persiapan menghadapi gelombang panas.
“Saya pikir cepat atau lambat Inggris harus menerima bahwa pendinginan yang layak menjadi bagian dari standar perumahan dasar,” ucapnya.
Kurator Tannis Davidson di Museum Zoologi Grant, University College London, mengatakan para peneliti sedang mempertimbangkan untuk mengosongkan stoples secara preventif setelah satu stoples spesimen pecah karena panas tahun lalu.
“Ini adalah warisan budaya kolektif kita yang harus kita khawatirkan, bukan hanya sekadar hidup (di tengah panas),” ucapnya.
Kelompok kampanye lingkungan Greenpeace UK menyerukan pemerintah untuk “mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar fosil”.
“Musim panas tahun ’76 mungkin terukir dalam ingatan bangsa, tetapi dengan cepat digantikan oleh gelombang panas yang bahkan lebih mengerikan,” kata Angharad Hopkinson dari Greenpeace UK.
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada hari Rabu, para ahli di Komite Perubahan Iklim memperingatkan pemerintah bahwa Inggris membutuhkan transisi yang lebih cepat ke mobil listrik dan pompa panas untuk memenuhi target emisi tahun 2030. (adm)











