Cetak Sejarah di Asia, Ini Profil Reidel Toiran: Pelatih Caretaker asal Kuba yang Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026

Indonesia mencetak sejarah baru usai menaklukkan Korea Selatan 3-0 di final./Dok. Volleyball World

Karier Sebagai Pemain:

  • 2002–2008: Memulai karier profesional di negara asalnya, Kuba, bersama klub Leopardos de Camaguey.

  • 2008–2013: Merantau ke Eropa dan memperkuat klub raksasa Portugal, Benfica.

  • 2013–2014: Pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia untuk membela klub legendaris Surabaya Samator.

  • 2014–2015: Sempat kembali ke Eropa untuk mencicipi atmosfer liga Estonia bersama Ralvere Vorkpalliklubi.

  • 2015–2020: Kembali ke pangkuan Surabaya Samator dan mengabdi di sana hingga memutuskan gantung sepatu pada akhir musim 2020.

Estafet Sukses Sebagai Pelatih Bertangan Dingin

Setelah pensiun sebagai pemain, Toiran tidak butuh waktu lama untuk membuktikan kapasitasnya di kursi kepelatihan.

Langkah perdananya dimulai saat ditunjuk menahkodai Jakarta Bhayangkara Presisi pada tahun 2022.

Meskipun sempat menyeberang sebentar untuk melatih tim putri Popsivo Polwan pada 2023, ia akhirnya kembali menukangi Jakarta Bhayangkara Presisi.

Di klub inilah magis Toiran sebagai pelatih mulai meledak. Ia sukses membawa Jakarta Bhayangkara Presisi merengkuh takhta juara Proliga selama dua musim beruntun, yakni pada edisi 2024 dan 2025.

Kualitas kepelatihannya semakin diakui di level internasional setelah ia berhasil membawa klubnya keluar sebagai jawara di ajang bergengsi Liga Champions Asia AVC 2026.

Rekam jejak mentereng dan mental juara inilah yang pada akhirnya membuat Toiran dipercaya menjadi pelatih sementara Timnas Indonesia.

Kepercayaan itu pun dibayar tuntas dengan sebuah trofi juara AVC Men’s Cup 2026 yang sekaligus menasbihkan Indonesia sebagai kekuatan baru voli di Benua Asia.

Baca Juga: Kuasai Puncak Klasemen, Timnas MLBB Indonesia Tantang Malaysia dan Filipina Hari Ini