Meski China mengklaim langkahnya telah prosedural, reaksi keras justru datang dari pihak Australia.
Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, menyatakan bahwa meskipun Canberra telah menerima notifikasi sebelumnya, pihaknya tetap mengkritik langkah Beijing.
Dalam konferensi pers di Suva, Fiji, Wong menegaskan bahwa uji coba tersebut terjadi di tengah akselerasi militerisasi China yang dianggap kurang transparan.
Australia menilai tindakan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas kawasan dan menimbulkan kecemasan di antara negara-negara tetangga yang mengharapkan komitmen damai yang lebih jelas dari Tiongkok.[dit]











