Opini  

Iran dan AS Kembali Bentrok, Eskalagi Konflik Meningkat!

Iran Klaim Tutup Selat Hormuz, AS Langsung Membantah: Ketegangan Baru Jelang Negosiasi Swiss/(Foto: REUTERS)

Sikap konsisten Iran ini yang membuat Trump terus menerus mencari cara agar bisa bernegosiasi dengan Iran, terutama soal lalu lintas di Selat Hormuz yang saat ini masih dikuasai Iran sepenuhnya.

Sejatinya Iran dan AS masih dalam kondisi berperang, Iran juga menyadari kondisi ini dengan baik, Iran terus meningkatkan kemampuan militer dan kemampuan tempur mereka.

Setiap provokasi atau setiap pelanggaran yang dilakukan AS atau Israel, baik di Selat Hormuz atau di Lebanon dll. Akan terus direspon Iran dengan kekuatan militer secara tegas.

Konflik ini akan jauh dari kata sepakat dan deal, Iran dan AS akan balik kembali ke Medan tempur jika situasi seperti ini terus berlangsung di lapangan.

Perlu dicatat, selama Trump masih jadi Presiden AS, jangan pernah berharap konflik dengan Iran akan selesai.

Pendekatan Trump ke Iran adalah pendekatan kekuatan senjata, pendekatan yang sama sekali tidak akan pernah diterima oleh Iran dan seluruh rakyatnya. Ini tidak akan mempan, Mereka akan melawan Trump sampai akhir masa jabatan dia di gedung putih.

Penulis: Tengku Zulkifli Usman (Pengamat Geopolitik Internasional)