FAKTANASIONAL.NET – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, meminta agar penyebaran informasi mengenai potensi fenomena iklim El Nino dilakukan secara hati-hati dan didasarkan pada data yang telah terverifikasi secara akurat.
Langkah ini dinilai penting karena penyebaran informasi yang terlalu dini dan belum pasti berisiko menimbulkan keraguan bagi para petani untuk memulai musim tanam.
Pernyataan tersebut disampaikan Rizal merespons proyeksi penguatan El Nino yang dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas produksi pangan nasional, khususnya komoditas padi dan jagung.
“Statement El Nino itu harus betul-betul dipastikan. Karena berpengaruh kepada para petani yang tadinya mau bercocok tanam jadi takut-takut bercocok tanam gara-gara ada statement El Nino ini,” ujar Rizal dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bulog, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).
Pertanyakan Dampak Nyata di Lapangan
Rizal juga mempertanyakan sejauh mana dampak El Nino telah terjadi di lapangan saat ini.
Berdasarkan hasil pantauannya dalam sejumlah kunjungan kerja ke berbagai wilayah, intensitas hujan terpantau masih kerap terjadi di beberapa daerah.
“Kalau dibilang El Nino, masih ada hujan sekarang. Saya masih merasakan hujan di Jakarta, di Papua, di Kalimantan, sampai Sumatra. Jadi saya juga mempertanyakan El Nino ini benar atau tidak,” tuturnya.
Ia menegaskan agar setiap peringatan atau pernyataan terkait ancaman kekeringan harus berpijak pada fakta yang mendetail. Menurutnya, spekulasi yang berlebihan dikhawatirkan akan memengaruhi kondisi psikologis petani sebelum dampak kekeringan yang sesungguhnya benar-benar terjadi.











