Koalisi 12 Negara Bagian AS Ajukan Permohonan Darurat Blokir Sementara Merger Paramount-Warner Bros

Koalisi 12 negara bagian AS secara resmi meminta pengadilan federal mengeluarkan perintah pemblokiran sementara terhadap rencana penggabungan kedua perusahaan hiburan raksasa tersebut atas tuduhan pelanggaran undang-undang antimonopoli./Dok. Getty Images

“Hari ini, bersama koalisi para jaksa agung, saya mengajukan permohonan darurat agar pengadilan segera menghentikan merger ini. Saya tidak akan membiarkan Warner Bros. dan Paramount bergabung tanpa perlawanan,” tegas Bonta menambahkan.

Di pihak lain, manajemen Paramount Skydance memberikan respons keras terhadap langkah hukum tersebut. Mereka menyatakan bahwa dasar argumentasi hukum dan pemahaman fakta yang diajukan oleh koalisi negara bagian sangat keliru.

“Menunda transaksi ini hanya akan merugikan para pekerja industri hiburan yang selama beberapa tahun terakhir sudah terdampak oleh perubahan teknologi yang mengganggu mata pencaharian mereka dan menghilangkan puluhan ribu lapangan kerja di industri hiburan California,” sebut perwakilan Paramount Skydance dalam pernyataan tertulisnya.

Keputusan hakim mengenai permohonan penghentian sementara ini akan menjadi indikator awal dari kekuatan gugatan antimonopoli tersebut di pengadilan.

Sebelumnya pada Maret lalu, koalisi serupa juga berhasil mendapatkan putusan penundaan sementara untuk merger Nexstar-Tegna, yang hingga kini kasusnya masih berada dalam tahap banding.

Baca Juga: Monopoli Film: Dirut PFN Ifan Seventeen Tepiskabaran Rumah Produksi Besar