Opini  

Bahagianya Prabowo Diapit Jokowi-Gibran, di Tengah Kesadaran Bersimpang Jalan

TAK hanya Jimly Asshiddiqie, tapi juga Dahlan Iskan pagi ini mengatakan hal yang hampir sama. Bahwa Presiden Prabowo tidak hanya diapit Bapak dan Anak (Jokowi dan Gibran), tapi sekaligus dengan keluarga besarnya. Dan Presiden Prabowo tetap bisa menunjukkan raut wajah penuh kebahagiaan.

Sementara itu putra Presiden Prabowo, Ragowo Hediprasetyo (Mas Didit), bersama, ibunya, Titiek Soeharto (Siti Hediati Hariyadi) tampak bahagia juga ada di bawah panggung utama, menyaksikan kesenian yang ditampilkan anak-anak Indonesia. Mereka jauh dari tafsir politik di panggung utama.

Tak bisa dimungkiri, keluarga besar Jokowi adalah keluarga politik baru di Indonesia. Tidak saja bisa menyaingi keluarga politik lainnya seperti Soekarno, Soeharto, Susilo Bambang Yudhonoyo, tapi bahkan melampaui keluarga-keluarga politik yang pernah ada di Indonesia. Luar biasa keluarga besar Jokowi.

Untung saja, anak bungsunya, Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI, bersama keluarganya tak berada di kursi belakang Presiden Prabowo. Bersama juga dengan menantunya, Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara, dan anaknya, Kahiyang Ayu. Kalau itu terjadi, memang tak ada lawan keluarga Jokowi.

Tapi, Presiden Prabowo, bukan tidak sadar itu, lalu menjaga jarak dan menghindar. Ia sadar itu, bahkan sebelum prosesi itu terjadi. Makanya ia seperti kata Jimly Asshiddiqie, termasuk Dahlan Iskan pagi ini, masih bisa terlihat bahagia dan melepas senyum tanpa dibuat-buat. Prabowo tak bisa bersandiwara, tapi bukan tidak tahu orang sedang bersandiwara.