Logam Tanah Jarang di Kalbar Tersebar di Area 54.000 Hektar

Inilah logam tanah jarang (rare earth). Foto: Reuters

Blok Melawi (Kalimantan Barat): Potensi masif Rare Earth Elements (total ~81.720 ppm) di lahan seluas ~54.000 ha.

Blok Boyan Hulu (Kalimantan Barat): Target utama Antimony (~70-95%) di area ~8.492 ha.

Blok Toboali (Bangka Belitung): Menyimpan Tungsten (~8.287 ppm), REE (2.391 ppm), dan Tantalum di area seluas ~10.000 ha.

Blok Keposang (Bangka Belitung): Memiliki kandungan Rare Earth Elements dengan total ~1.000 ppm di area ~5.000 ha.

Blok Mentikus (Bangka Belitung): Memiliki kandungan Sn 23.400 ppm dan Tungsten 9.000 ppm di area 200 ha.

Blok Batubesi (Bangka Belitung): Memiliki kandungan Sn 5.000 ppm dan Tungsten 2.500 ppm di lahan seluas 500 ha.

Blok Mamuju (Sulawesi Barat): Kandungan Rare Earth Elements (~2.000 ppm) di area ~23.000 ha.

Blok Bombana (Sulawesi Tenggara): Memiliki REE (220 ppm) dan Antimony (~6.170 ppm) di lahan seluas ~64.000 ha. (dwo)