“Bayi, balita, lansia, harus lebih berhati-hati ketika kondisi udara enggak bagus, kalau harus beraktivitas saat kondisinya sedang tidak baik, boleh pakai pelindung seperti masker,” kata Ani, Kamis (3/9/2026).
Ani mengingatkan, buruknya kualitas udara dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, salah satunya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
165 Ribu Kasus ISPA di Kalbar Imbas Karhutla, Komisi IX DPR Desak Kemenkes Turun Tangan
Selain memicu ISPA, paparan polusi udara juga berpotensi memperburuk penyakit yang sudah diderita seseorang, khususnya gangguan yang berkaitan dengan sistem pernapasan.
Untuk menjaga kondisi tubuh, masyarakat juga diingatkan menjaga daya tahan tubuh serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) selama kualitas udara Jakarta berada dalam kondisi buruk.
Sementara itu, warga yang mulai mengalami gejala gangguan pernapasan diminta segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat. (*)










