Di satu sisi, sejumlah bandara telah kembali beroperasi dan aktivitas penerbangan mulai bergerak. Di sisi lain, Gunung Anak Krakatau masih aktif dan tetap berstatus Siaga.
3.450 Jemaah Umrah Terganggu Penerbangan, Dampak Anak Krakatau
Kondisi tersebut membuat fase pemulihan belum dapat disebut sebagai akhir dari gangguan.
Bagi masyarakat, dampak paling dekat adalah kemungkinan perubahan jadwal perjalanan.
Bagi jemaah umrah, gangguan tersebut dapat memengaruhi perjalanan yang telah dijadwalkan.
Bagi maskapai dan pengelola bandara, tantangannya adalah mengembalikan operasional secara bertahap tanpa mengabaikan keselamatan.
Sementara bagi pemerintah, pekerjaan berikutnya bukan hanya membuka bandara, tetapi memastikan ruang udara benar-benar aman untuk kembali dipadati penerbangan. (*)











