FAKTANASIONAL.NET – Dampak terbesar erupsi Gunung Anak Krakatau bagi penerbangan nasional adalah ketidakpastian. Dampak tidak berhenti pada angka 2.961 penerbangan atau 341 ribu penumpang yang terganggu, tetapi sampai kapan ini terjadi?
Penumpang pesawat tidak hanya menghadapi penundaan atau pembatalan penerbangan, tetapi juga harus terus memantau kemungkinan perubahan jadwal.
SIA Tambah Penerbangan, Atasi Dampak Erupsi Anak Krakata
Maskapai harus menyusun ulang penerbangan. Pengelola bandara harus memastikan fasilitas sisi udara aman. Otoritas penerbangan harus membaca pergerakan abu secara terus-menerus.
Sementara, pemerintah harus menyeimbangkan kebutuhan membuka kembali konektivitas dengan kewajiban memastikan keselamatan penerbangan.
Hal itu pula yang menjelaskan mengapa pemerintah mengambil pendekatan konservatif dalam membuka kembali sejumlah bandara. Hingga Senin (7/9/2026), Kemenhub menyebut keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama karena arah angin dapat berubah dengan cepat.
Tiga erupsi yang terjadi pada Selasa pagi (8/9/2026) menjadi perkembangan penting dalam situasi ini.











