FAKTANASIONAL.NET – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana dalam 24 jam terakhir hingga Rabu, 4 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.
Data Direktorat Koordinator Pengendalian Operasi (Dit. Koordalops) BNPB menunjukkan bahwa bencana hidrometeorologi basah masih mendominasi. Jenis bencana tersebut meliputi banjir dan dampak cuaca ekstrem di beberapa wilayah.
Banjir dan Lahar Hujan Terjang Magelang
Banjir terjadi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menyebabkan debit Sungai Kepil meningkat dan memicu banjir lahar hujan di Sungai Senowo.
Enam desa di tiga kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Dukun, Sawang, dan Mungkid.
BPBD Provinsi Jawa Tengah melaporkan satu orang meninggal dunia, enam orang luka ringan, dan empat orang hilang akibat terbawa arus.
Kerugian materiil meliputi satu truk hanyut, satu jembatan putus, dan tiga jembatan terdampak.
BPBD Kabupaten Magelang langsung melakukan kaji cepat untuk mendata kerusakan infrastruktur dan kebutuhan darurat. Tim gabungan juga terus melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang hingga Rabu (4/3).
Korban yang berhasil ditemukan telah mendapatkan penanganan medis intensif.
3.077 KK Terdampak Banjir di Pasuruan
Banjir juga melanda Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Senin (2/3/2026). Hujan berintensitas tinggi menyebabkan genangan air di sejumlah permukiman warga.
Sebanyak 16 desa di sembilan kecamatan terdampak. Total warga terdampak mencapai 3.077 kepala keluarga (KK).
BPBD Kabupaten Pasuruan mengerahkan tim reaksi cepat untuk melakukan asesmen dan koordinasi penanganan.
Pada Selasa (3/3), beberapa desa seperti Prodo, Menyarik, Tambakan, Kalianyar, dan Sidogiri mulai menunjukkan penurunan debit air. Namun, di sejumlah titik lain, genangan masih berkisar antara 5 hingga 120 sentimeter.
Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ngawi
Di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, cuaca ekstrem terjadi pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di Kecamatan Padas.







