SBY Desak PBB Tarik Pasukan UNIFIL: Keselamatan Prajurit TNI Harga Mati!

Kabar Duka dari Lebanon: Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Gugur Akibat Serangan Israel/(ANTARA)

FAKTANASIONAL.NET – Situasi di Lebanon Selatan kian memanas, memicu kekhawatiran mendalam atas keselamatan pasukan perdamaian Indonesia.

Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), secara tegas meminta PBB untuk segera mengevaluasi hingga menghentikan penugasan UNIFIL.

Langkah ini didorong oleh insiden gugurnya tiga prajurit TNI akibat serangan di wilayah konflik tersebut. SBY menilai, menempatkan penjaga perdamaian di tengah zona perang aktif merupakan risiko yang sangat fatal dan tidak efisien.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyatakan dukungan penuh terhadap pandangan SBY pada Senin (6/4/2026). Menurutnya, pasukan perdamaian seharusnya beroperasi di wilayah pasca-konflik (post-conflict), bukan di tengah pertempuran yang masih membara.