FAKTANASIONAL.NET – Gelombang demonstrasi besar-besaran yang digerakkan oleh massa antipemerintah kembali melumpuhkan Israel pada Sabtu (25/4/2026) waktu setempat.
Kemarahan publik memuncak di berbagai pusat kota, khususnya di Tel Aviv, dengan satu tuntutan suara bulat: mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk segera meletakkan jabatannya.
Mengutip laporan resmi dari Anadolu Agency yang dirilis pada Minggu (26/4/2026), protes ini tidak sekadar menuntut pergantian kepemimpinan, tetapi juga mencerminkan rasa frustrasi yang mendalam dari warga terhadap kebijakan keamanan negara.
Menurut pantauan yang dilaporkan The Times of Israel, Lapangan Habima di Tel Aviv berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga berkumpul dan menyuarakan protes di bawah pengawasan aparat kepolisian yang bersiaga penuh.
Massa tidak hanya menuntut lengsernya Netanyahu, tetapi juga mendesak keras pembentukan komisi penyelidikan resmi atas peristiwa kelam 7 Oktober 2023, saat kelompok Hamas berhasil menembus pertahanan Israel.








