KUBU RAYA, FAKTANASIONAL.NET – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyoroti pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kaum intelektual Dayak di era digital saat ini.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan dalam pembukaan Rapat Kerja Wilayah I Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional di Kubu Raya pada Sabtu (13/6/2026).
Krisantus meminta seluruh masyarakat untuk mampu beradaptasi serta memanfaatkan pesatnya kemajuan teknologi informasi secara bijaksana dan tepat guna.
“Suka tidak suka, kita harus mengikuti perkembangan dunia komunikasi, informasi dan globalisasi yang sarat dengan teknologi. Saya yakin ICDN berisi orang-orang yang mampu menyesuaikan diri dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” pungkasnya.
Lompatan teknologi yang sangat cepat ini mengharuskan adanya peningkatan literasi digital masyarakat agar publik tidak terjerumus pada dampak negatif internet.
Peningkatan pemahaman teknologi dinilai krusial untuk membentengi warga dari berbagai ancaman kejahatan siber yang marak terjadi belakangan ini.
“Kalau kita tidak memahami literasi digital, kita bisa terpapar berita bohong, judi online, paham radikalisme hingga penipuan. Karena itu kualitas sumber daya manusia harus terus ditingkatkan agar teknologi benar-benar memberi manfaat,” pesannya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memandang organisasi cendekiawan memiliki kapasitas yang mumpuni untuk mengedukasi publik terkait tata cara penggunaan ruang siber.
Organisasi ini dinilai sebagai wadah yang strategis karena beranggotakan sumber daya manusia berpendidikan tinggi yang siap mengabdi di berbagai lapisan sosial.
“ICDN ini adalah wadah bagi masyarakat Dayak yang di dalamnya terdiri dari kaum intelektual. Anggotanya siap pakai, siap digunakan di mana saja, baik di pemerintahan, lembaga formal maupun non formal. Mereka memiliki pengalaman dan pengetahuan yang mumpuni,” ungkapnya.
Penguatan literasi digital masyarakat melalui peran kaum intelektual diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif dan tahan terhadap gempuran disinformasi.
Menanggapi tantangan tersebut, Ketua DPW ICDN Kalbar Heri Saman memastikan pihaknya akan segera merumuskan program kerja strategis terkait peningkatan kompetensi manusia.
“Nanti ketiga komisi ini akan menyusun program kerja sesuai bidangnya masing-masing. Hasil pembahasan dari komisi-komisi tersebut akan menjadi arah gerak ICDN Kalbar ke depan,” ujarnya.
(*Red)











