PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET – Warga Kelurahan Banjar Serasan Kecamatan Pontianak Timur digegerkan dengan peristiwa Penemuan Mayat di Sungai Kapuas pada Minggu (21/6/2026) malam.
Sesosok jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan pertama kali oleh warga setempat dalam kondisi mengapung persis di area tepian perairan sungai.
Lokasi pasti penemuan jenazah tanpa identitas tersebut berada di kawasan Jalan Tanjung Harapan Gang Baitussalam.
Kepala Kepolisian Sektor Pontianak Timur Suryadi bersama sejumlah personel langsung mendatangi tempat kejadian perkara usai menerima laporan awal dari masyarakat.
Pihak kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna memastikan situasi tetap kondusif serta melakukan penanganan jenazah sesuai standar prosedur operasional.
Aparat keamanan yang dibantu oleh Tim Inafis segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan lokasi sekitar perairan dari kerumunan warga.
Petugas kepolisian di lapangan juga langsung mengumpulkan berbagai keterangan awal dari sejumlah saksi mata yang berada di sekitar tempat kejadian.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, berkoordinasi dengan Tim Inafis, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas korban dan penyebab pasti kematiannya,” ujar Kapolsek.
Jenazah pria malang tersebut kemudian langsung dievakuasi dari dalam sungai untuk dilakukan proses pemeriksaan medis lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Hingga saat ini jajaran kepolisian masih terus melakukan upaya penyelidikan intensif guna mengungkap identitas asli dan penyebab pasti kematian korban.
Aparat penegak hukum secara khusus mengimbau seluruh lapisan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor ke pos polisi terdekat.
Warga juga dapat mendatangi langsung Markas Kepolisian Sektor Pontianak Timur untuk membantu kelancaran proses identifikasi jenazah kasus Penemuan Mayat di Sungai Kapuas tersebut.
Proses penanganan kasus temuan jenazah di wilayah perairan ini dipastikan akan terus berjalan sesuai dengan tahapan identifikasi forensik dan pemeriksaan saksi resmi kepolisian.
(*Red)







