Fakta Nasional

Garuda Indonesia Tegaskan Kabar Tiket Palangkaraya–Jakarta Rp 202 Juta Adalah Hoaks

[caption id="attachment_47783" align="alignnone" width="726"] Foto Ilustrasi Penumpang Mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 menaiki pesawat maskapai Garuda Indonesia (GIA).(Foto : BBC@google) ​FAKTA NASIONAL.NET – PT Garuda Indonesia (Persero) secara res…

Penulis: Yusvan Connery Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 18 March 2026 📖 2 menit
Garuda Indonesia Tegaskan Kabar Tiket Palangkaraya–Jakarta Rp 202 Juta Adalah Hoaks

[caption id="attachment_47783" align="alignnone" width="726"] Foto Ilustrasi Penumpang Mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 menaiki pesawat maskapai Garuda Indonesia (GIA).(Foto : BBC@google)

​FAKTA NASIONAL.NET – PT Garuda Indonesia (Persero) secara resmi membantah kabar viral mengenai harga tiket rute Palangkaraya–Jakarta yang disebut-sebut menembus angka fantastis Rp 202 juta menjelang musim mudik Lebaran 2026. Pihak maskapai memastikan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut tidak benar dan menyesatkan.

​Berdasarkan data dan sumber yang Grup Faktanasional.net kumpulkan, Corporate Communications Division Head Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, menegaskan bahwa perusahaan selalu patuh pada regulasi pemerintah terkait penetapan harga tiket pesawat.

​"Sehubungan dengan beredarnya informasi mengenai harga tiket Garuda Indonesia rute menuju Palangkaraya yang disebut mencapai Rp 202 juta, dapat kami pastikan bahwa informasi tersebut tidak benar," ujar Dicky dalam keterangannya, Rabu, 18 Maret 2026.

​Patuhi Tarif Batas Atas (TBA)
​Menurut Dicky, Garuda Indonesia tidak pernah menetapkan tarif di luar kewajaran, apalagi hingga ratusan juta rupiah untuk rute domestik. Ia menjelaskan bahwa seluruh kanal penjualan, termasuk Online Travel Agent (OTA), tetap terpantau dan mengikuti pedoman yang berlaku.

​"Komitmen terhadap ketentuan Tarif Batas Atas (TBA) senantiasa menjadi acuan utama yang dipatuhi dalam seluruh aspek penetapan harga tiket perusahaan," tambahnya.
​Isu ini mencuat setelah sebuah unggahan di media sosial Threads menampilkan tangkapan layar harga tiket kelas ekonomi untuk keberangkatan 19 Maret 2026 seharga Rp 202.426.239. Unggahan tersebut sempat memicu kegaduhan di kalangan netizen yang mempertanyakan lonjakan harga yang tidak masuk akal tersebut.

​Imbauan Verifikasi Kanal Resmi
​Guna menghindari kerugian akibat informasi yang tidak valid, manajemen Garuda Indonesia mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan harga melalui kanal resmi. Langkah verifikasi ini dinilai sangat penting di tengah maraknya promosi atau informasi tidak wajar di luar sistem resmi maskapai.
​Masyarakat disarankan mengakses informasi melalui:

​Situs web resmi Garuda Indonesia
​Aplikasi FlyGaruda
​Contact Center dan media sosial resmi
​Kantor penjualan (Sales Office) termasuk Sales Office BP BUMN yang baru diresmikan.

​"Perjalanan yang aman dan nyaman berawal dari informasi yang akurat dan terpercaya. Pelanggan diimbau tidak langsung melakukan transaksi atas informasi yang meragukan," tutup Dicky.(Van).


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK