995 Senjata Api Disita dari Bunker Sekolah Swasta di Jaksel
FAKTANASIONAL.NET - Penemuan 995 pucuk senjata api di lingkungan sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengundang perhatian aparat penegak hukum. Senjata-senjata tersebut ditemukan pada Jumat, 10 Juli 2026, di ruangan kep…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Penemuan 995 pucuk senjata api di lingkungan sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengundang perhatian aparat penegak hukum.
Senjata-senjata tersebut ditemukan pada Jumat, 10 Juli 2026, di ruangan kepala yayasan sekolah dan hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian.
Dikutip dari Kompas.com, Kamis (6 Agustus 2026), berbagai jenis senjata yang ditemukan meliputi kaliber 5,56, kaliber 40, pistol 9 milimeter, Walther, kaliber 22, hingga karabin M4.
Selain itu, petugas juga mengamankan alat pembuat peluru, magazine jenis Glock, serta 30 butir amunisi.
Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengatakan jumlah barang bukti yang diamankan mencapai 995 pucuk senjata beserta perlengkapan pendukung lainnya.
"Kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesori senjata yang lain," ujar Hermawanto.
Dalam perkembangan kasus tersebut, sebuah bunker tersembunyi di bawah bangunan sekolah diduga dibuat oleh mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD.
Ruangan itu dicurigai menjadi lokasi penyimpanan barang-barang berbahaya yang dapat keluar-masuk melalui akses belakang tanpa diketahui banyak orang.
"Ada pintu belakang masuk, debarkasi-embarkasi barang yang berbahaya di situ bisa dia lakukan diam-diam di belakang," kata Hermawanto.
Namun, bunker tersebut hingga kini belum berhasil dibuka karena kunci diduga masih berada di tangan IWD.
Pihak sekolah pun meminta bantuan kepolisian untuk segera membuka ruangan tersebut guna memastikan ada atau tidaknya barang bukti lain.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo menyampaikan bahwa penyidik telah membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penyelidikan.
"Polres Jakarta Selatan telah membuat Laporan Polisi Model A yang dibuat sesaat setelah ditemukanya kejadian dimaksud. Terhadap perkara saat ini pada tahap penyelidikan," ujar Joko, dikutip dari Kompas.com, Kamis (6 Agustus 2026).
Seluruh senjata api yang ditemukan kini dititipkan di Wasendak Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.