Fakta Nasional

Febrie Adriansyah Masuk Rutan KPK, Komisi Pemberantasan Korupsi: Bukan Pertama dari Lembaga Kejaksaan dan Bentuk Sinergi dengan Kejagung

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut mantan Jaksa Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung), Febrie Adriansyah (FA) bukan tahanan pertama dari lembaga kejaksaan tersebut yang dititipkan di rumah tahanan (ruta…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Moch. Ade Maulidin Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 25 July 2026 📖 1 menit
Febrie Adriansyah Masuk Rutan KPK, Komisi Pemberantasan Korupsi: Bukan Pertama dari Lembaga Kejaksaan dan Bentuk Sinergi dengan Kejagung

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut mantan Jaksa Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung), Febrie Adriansyah (FA) bukan tahanan pertama dari lembaga kejaksaan tersebut yang dititipkan di rumah tahanan (rutan)-nya.

“Hal demikian memang ada ketika ada kebutuhan dalam proses penyidikan, itu terbuka kemungkinan," kata Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo di Gedung KPK, Jakarta pada Jumat (24/7/2026) malam.

Penitipan Febrie Adriansyah di Rutan KPK merupakan bentuk dukungannya dalam proses hukum dan sinergi antara KPK dan Kejagung.

Sebelumnya, Kejagung menahan eks Jampidsus Febrie Adriansyah terkait dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Asabri di Rutan KPK.

"Yang pertama, Saudara FA telah ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan 20 hari ke depan, tanggal 24 sampai 20 hari ke depan ya, dari hari ini, di Rutan KPK Rutan. yang barusan kita saksikan," kata Jaksa Muda Pengawas Kejagung (Jamwas Kejagung), Rudi Margono di Kejagung, Jakarta pada Jumat (24/7/2026).

Alasan Febrie Adriansyah ditahan di Rutan KPK mempertimbangkan rekam jejaknya yang pernah menangani sejumlah perkara besar.

"Banyak yang menanyakan kenapa di KPK. Ya kan? Kita memastikan yang bersangkutan pernah setidaknya berjasa menangani kasus-kasus besar, ya. Kasus-kasus besar," ujarnya. (adm)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK