Fakta Nasional

Inspektorat Bandarlampung Terima Laporan Dugaan Perselingkuhan Oknum Lurah Gunung Sulah

Inspektorat Kota Bandarlampung telah menerima laporan adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh Lurah Gunung Sulah bersama petugas bidan posyandu wilayah Gunung Sulah. Kepala Inspektorat Kota Bandar Lampung, Robi Suliska Sobri mengatakan, pih…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Damiri Adam Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 14 August 2026 📖 1 menit
Inspektorat Bandarlampung Terima Laporan Dugaan Perselingkuhan Oknum Lurah Gunung Sulah
Kantor Lurah Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Kota Bandarlampung. (FAKTANASIONAL/ADAM)
Inspektorat Kota Bandarlampung telah menerima laporan adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh Lurah Gunung Sulah bersama petugas bidan posyandu wilayah Gunung Sulah.

Kepala Inspektorat Kota Bandar Lampung, Robi Suliska Sobri mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut dan kini dugaan tersebut tengah dalam proses klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

"Saat ini masih dalam proses permintaan keterangan dari pihak-pihak terkait," katanya dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp nya, Kamis (13/8).

Sebelumnya, nama oknum Lurah Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Kota Bandarlampung tersebut terseret dalam persoalan rumah tangga setelah muncul dugaan kedekatan pribadi dengan seorang perempuan yang disebut sebagai oknum bidan Posyandu berinisial HS.

Persoalan tersebut menjadi sorotan setelah suami HS mengaku menemukan sejumlah komunikasi WhatsApp antara istrinya dengan yang bersangkutan yang menurutnya keterangan tersebut dinilai sudah tidak lagi sebatas komunikasi untuk kepentingan pekerjaan.

Dari keterangan yang disampaikan suami HS, komunikasi tersebut diduga mencakup pembicaraan mengenai pertemuan, makan siang bersama, saling mengirim foto hingga dugaan bepergian menggunakan satu kendaraan.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK