Iran Bantah Isu Nuklir, Malaysia Pusing Kopilot Lolos Bawa Ekstasi dan Bom di Moskow
FAKTANASIONAL.NET - Rangkuman Lintas Fakta Internasional. Sejumlah perkembangan penting di berbagai belahan dunia kembali menjadi sorotan. Mulai dari meningkatnya ketegangan Iran dan Amerika Serikat di Selat Hormuz, perkembangan kasus kopilot Malays…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Rangkuman Lintas Fakta Internasional. Sejumlah perkembangan penting di berbagai belahan dunia kembali menjadi sorotan.
Mulai dari meningkatnya ketegangan Iran dan Amerika Serikat di Selat Hormuz, perkembangan kasus kopilot Malaysia Airlines yang diduga menyelundupkan narkoba ke Indonesia, hingga serangan drone Ukraina dan ledakan bom di Rusia.
1. Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Kian Memanas
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim menyerang dua kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz pada 31 Juli 2026.
Iran menyebut kapal tersebut menggunakan jalur pelayaran yang tidak diakui Teheran dan dikawal militer Amerika Serikat, sehingga dipaksa berhenti.
Otoritas Malaysia memastikan kopilot Malaysia Airlines yang ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta telah melewati prosedur pemeriksaan di Bandara Kuala Lumpur.
AKPS menegaskan tidak akan mentoleransi jika ditemukan keterlibatan pihak internal dalam kasus dugaan penyelundupan narkoba tersebut.
3. Serangan Drone Ukraina Guncang Resor Rusia di Laut Hitam, Enam Orang Dilaporkan Tewas
Serangan drone Ukraina menghantam kawasan resor di pesisir Laut Hitam dan Crimea pada 3 Agustus 2026.
Otoritas Rusia melaporkan enam orang tewas dan sedikitnya 13 lainnya terluka setelah puing drone jatuh ke permukiman warga.
4. Iran Sangkal Pernyataan Prabowo Soal Miliki Senjata Nuklir
Pemerintah Iran membantah pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait kepemilikan senjata nuklir.
Melalui Kedutaan Besar Iran di Indonesia, Teheran menegaskan program nuklirnya hanya untuk tujuan damai, sesuai Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) dan berada di bawah pengawasan IAEA.
5. Bom Guncang Restoran di Moskow, Diduga Target Acara Privat
Ledakan bom rakitan mengguncang Restoran Balzi Rossi di pusat Kota Moskow pada 1 Agustus 2026. Insiden tersebut menewaskan tiga orang dan melukai 21 lainnya.
Otoritas Rusia menyatakan ledakan terjadi sebelum perempuan yang diduga membawa bom berhasil memasuki lokasi acara privat.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.