Fakta Nasional

Komitmen Tegas Bareskrim Polri Memberantas Penyimpangan Barang Subsidi

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menegaskan akan menindak tegas mafia di balik praktik curang penyalahgunaan barang subsidi. Pada konferensi pers 5 Mei 2025, Brigjen Pol Nunung Syaifuddin m…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 06 May 2025 📖 1 menit
Komitmen Tegas Bareskrim Polri Memberantas Penyimpangan Barang Subsidi
Komitmen Tegas Bareskrim Polri Memberantas Penyimpangan Barang Subsidi/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menegaskan akan menindak tegas mafia di balik praktik curang penyalahgunaan barang subsidi.

Pada konferensi pers 5 Mei 2025, Brigjen Pol Nunung Syaifuddin mengajak masyarakat melaporkan siapa saja yang membekingi pelaku, tanpa pandang bulu.

Kasus terbaru melibatkan penyalahgunaan gas LPG 3 kg subsidi yang dipindahkan ke tabung 12 kg nonsubsidi di Karawang dan Semarang.

Di Karawang, satu tersangka berinisial TN alias E sudah ditetapkan, sementara di Semarang tiga tersangka FZSW alias A, DS, dan KKI juga ditahan.

Praktik ini merugikan negara hingga miliaran rupiah dan menyebabkan kelangkaan gas subsidi di pasaran.

Nunung menyoroti modus operandi pelaku yang mengaku didukung pejabat hingga tokoh tertentu untuk menghindari razia.

Namun faktanya, saat penindakan dilakukan, tidak satu pun oknum “beking” muncul ke permukaan. Menurut Nunung, ini hanya trik untuk menakut-nakuti aparat dan menghambat penegakan hukum.

Penyimpangan barang subsidi bukan sekadar pelanggaran pidana, melainkan pengkhianatan terhadap negara dan rakyat yang membutuhkan.

Komitmen Bareskrim Polri menunjukkan bahwa siapa pun yang terlibat, termasuk dalang di balik layar, akan diusut tuntas.

Dukungan masyarakat melalui pelaporan aktif menjadi kunci keberhasilan pemberantasan praktik curang ini.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK