Fakta Nasional

KPK Geledah Rumah Tersangka Bekasi, Barang Bukti Flashdisk Disita

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan praktik suap ijon proyek yang terjadi di lingkup Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dilansir pada 25 Desember 2025, tim penyidik melakukan penggeledahan di kediaman seo…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 25 December 2025 📖 1 menit
KPK Geledah Rumah Tersangka Bekasi, Barang Bukti Flashdisk Disita
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan praktik suap ijon proyek yang terjadi di lingkup Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dilansir pada 25 Desember 2025, tim penyidik melakukan penggeledahan di kediaman seorang pengusaha swasta berinisial SJ di wilayah Tambun Utara.

Upaya ini dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti kuat terkait aliran dana ilegal dalam proyek pemerintah daerah.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa dalam operasi tersebut, petugas menyita sejumlah dokumen krusial dan satu unit flashdisk.

Barang bukti elektronik tersebut saat ini tengah menjalani proses ekstraksi data untuk mengungkap komunikasi rahasia antara pihak pemberi dan penerima suap. Penyidik fokus menelusuri jejak digital yang mungkin sempat disembunyikan.

Kasus ini sebelumnya telah menyeret nama Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, sebagai tersangka. Berdasarkan penyelidikan sementara, total aliran dana suap ijon untuk periode 2025–2026 diperkirakan mencapai Rp14,2 miliar.

Dana tersebut diduga berasal dari setoran berbagai kontraktor yang ingin memenangkan tender proyek infrastruktur di Kabupaten Bekasi.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK